Categories
Belajar Statistika

Cara Menggunakan Distribusi Normal Baku (Tabel-Z )

Kurva distribusi normal baku bersifat simetris dimana garis simetrisnya berada pada Z = 0. Sedangkan luas area keseluruhan di bawah kurva normal adalah 1.

Luas area di bawah kurva normal sangat sulit dihitung dengan menggunakan rumus peluang distribusi normal. Oleh karena itu untuk mempermudah penghitungan dibuatlah tabel Z distribusi normal baku.

Ada dua tabel Z distribusi normal baku yang disajikan oleh buku-buku statistik. Dua tabel tersebut adalah tabel distribusi normal baku yang menentukan luas area di antara -∞ < Z < Z1 dan tabel distribusi normal baku yang menentukan luas area di antara 0 < Z < Z1.

Tabel distribusi normal baku yang menentukan luas area di antara -∞ < Z < Z1
Tabel distribusi normal baku yang menentukan luas area di antara 0 < Z < Z1

Untuk pemahaman lebih lanjut mengenai luas area tersebut, diberikan beberapa contoh sebagai berikut.

CONTOH 1

Misalkan Z adalah variabel random yang berdistribusi normal baku (normal standar). Hitunglah luas wilayah pada Z < 1,24 atau peluang P(Z < 1,24)!

Jawab:

Sebelum menjawab persoalan di atas, perlu dipahami bahwa P(Z < 1,24) sama juga dengan P(Z ≤ 1,24). Hal ini karena Z adalah variabel random kontinu dimana P(Z = 1,24) = 0, sehingga P(Z < 1,24) sama saja dengan P(Z ≤ 1,24).

Area Z < 1,24 pada kurva distribusi normal baku dapat dilihat pada gambar berikut.

Area Z < 1,24 pada kurva distribusi normal baku


Untuk mengetahui luas area kurva normal pada Z < 1,24 atau peluang P(Z < 1,24), kita bisa akan menggunakan tabel Z distribusi normal baku.

Tabel Z terdiri dari dua bagian, yaitu bagian tabel Z negatif dan bagian tabel Z positif. Pada contoh ini kita akan menggunakan tabel Z positif.


Pada tabel Z, kolom pertama menunjukkan nilai Z yang memiliki satu angka di belakang koma, sedangkan angka kedua di belakang koma terletak pada baris pertama.


Untuk menentukan luas wilayah Z < 1,24, kita harus menentukan terlebih dahulu letak 1,2 pada kolom pertama kemudian diarahkan ke kanan. Selanjutnya menentukan letak 0,04 pada baris pertama kemudian diarahkan ke bawah. Coba perhatikan ilustrasi pada gambar di bawah ini.





Titik pertemuan keduanya merupakan luas wilayah Z < 1,24 atau P(Z < 1,24), yaitu 0,8925.


CONTOH 2


Berapakah luas area kurva normal pada Z > 1,24 atau P(Z > 1,24)?


Jawab:


Dari contoh pertama telah diketahui bahwa P(Z < 1,24) adalah 0,8925. Karena luas area keseluruhan di bawah kurva normal adalah 1, maka :

P(Z > 1,24) = 1 – P(Z < 1,24)
= 1 – 0,8925
0,1075

Dengan demikian luas area kurva normal pada Z > 1,24 atau P(Z > 1,24) adalah 0,1075.

Sumber : rumusstatistika.com

Semoga 2 contoh tadi membuat teman-teman mengerti cara menggunakan Tabel-Z. Jika Ada pertanyaan yuk sampaikan di group fb.

Klik –> https://www.facebook.com/groups/belajarstatistik

See you,

Ryan

Categories
Belajar Statistika

Tips Bagaimana Belajar Statistika Dengan Mudah

Sementara Anda membaca halaman ini, saya ingin berbagi Tips Bagaimana Cara Mudah Belajar Statistika.

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata Statistika. Apakah yang terbayang dalam pikiran Anda adalah ilmu yang mempelajari berderet angka? Tak heran bila Statistika dianggap sulit dan menakutkan bagi sebagian orang.

Sebelum Anda membaca Tips Bagaimana Belajar Statistika dengan Mudah, Yuk simak percakapan antara Jono dan Joni berikut ini :

Jono: Joni, ajarin gue dong statistik! Gue pusing banget nih.. Besok mana UTS lagi!

Joni: Statistik? Wah, itu susah banget!! Gue juga dah lupa tuh rumus-rumusnya, yang gue ingat dulu bikin tabel-tabel doang.. Caranya juga gue dah lupa tuh..

Jono: Yah, bagaimana sih lu, padahal baru tahun lalu lu belajar! Jadi ngga gunanya dong lu belajar statistik tahun lalu..

Joni: Hehehe, iya ya.. Sampai sekarang aja gue juga belum tahu tuh buat apa belajar statistik?

Percakapan di atas mungkin sering didengar atau jadi bahan perbincangan ketika sedang berkumpul dengan teman-teman. Banyak yang menyatakan bahwa statistik itu susah dan tidak tahu kegunaannya untuk apa.

Pada tulisan ini saya ingin berbagi tips bagaimana caranya agar bisa belajar statistik dengan mudah. Yuk baca sampai selesai ya.

1.Belajar dengan teratur dan bukan sekaligus

Belajarlah statistik untuk satu-dua jam sehari selama enam hari. Hal ini jauh lebih baik dibandingkan belajar enam jam sekaligus dalam satu hari (akhir pekan misalnya). Otak manusia terbatas dan gampang jenuh. Untuk membuat pelajaran statistik menjadi menyenangkan, pecahlah menjadi bagian-bagian kecil. Namun, jadikanlah hari ketujuh sebagai hari libur.

2.Bandingkan dengan literatur lain atau website

Buku-buku statistik sekarang sudah banyak kok. Jadi jangan terpaku pada satu buku saja. Buku-buku statistik yang ada umumnya sama, tapi khasanah pembahasannya banyak berbeda. Website mengenai statistik juga banyak sekali, tinggal di-google saja.

Salah satu buku yang berkualitas dan cukup lengkap ialah karangan Ronald E.Walpole. Pengantar Statistika. 1993. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-403-313-8

3.Jangan malu-malu untuk bertanya pada guru atau dosen anda

Saat ini saya mengajar mata kuliah statistik dan probabilitas di salah satu universitas swasta di Sulawesi Utara. Namun, terus terang, mahasiswa saya cenderung pemalu untuk bertanya. Ketika diberikan kesempatan untuk bertanya seringkali tidak ada yang mengangkat tangan sebagai tanda bahwa mereka sudah mengerti. Tetapi ketika minggu depan diberikan ulasan ulang pembahasan minggu sebelumnya, hampir dipastikan mereka sudah lupa. Statistik itu memang kelihatan sulit tapi sebenarnya mudah. Bertanyalah pada dosen anda karena umumnya mereka senang untuk menjelaskan. Jika anda ingin pintar, tanyalah sama ahlinya -yaitu dosen anda!

4.Sering berlatih

Berlatihlah sebanyak mungkin dengan variasi soal sebanyak mungkin. Hal ini akan memperkaya pengetahuan anda akan statistik. Anda tidak bisa hanya membaca tanpa praktek. Ini adalah kunci sukses semua pelajar unggul. Belajar dan praktekkan berulang-ulang sampai mahir!

5.Jangan hapalkan rumusnya

Iya, betul, jangan hapalkan rumusnya. Statistik bukan belajar menghapal rumus. Yang penting ialah kamu tahu kapan menggunakan rumus-rumus statistik itu dan kriteria-kriteria yang harus dipenuhi. Sangat jarang ada orang yang masih ingat rumus-rumus statistik jika ditanyakan beberapa bulan ke depan. Blog ini juga berusaha me-nol-kan rumus dan lebih mengedepankan filosofi mengenai teknik, tips dan trik statistik. Bukan berarti rumus tidak penting, rumus tetap akan digunakan jika kita sudah masuk dalam tahap pelaksanaan/pengerjaan. Kalau memang rumus diperlukan lagi, tinggal buka saja lagi bukunya atau search di google.

6.Gunakan bantuan program statistik

Saat ini sudah banyak program-program statistik yang beredar baik yang bersifat umum (SPSS, Minitab, SAS, STATA, Excel), hingga yang bertujuan khusus seperti Eviews, LISREL dan lain-lain. Program statistik ini sangat meringankan tugas seorang peneliti. Peneliti tidak perlu lagi melakukan perhitungan secara manual dengan rumus-rumus yang rumit dan memusingkan. Peneliti hanya perlu tahu senjata (baca: alat analisis statistik) yang diperlukan ketika menghadapi permasalahan yang ada kemudian diselesaikan dengan komputer. Saat ini sudah banyak beredar buku yang membahas aplikasi program statistik di toko-toko buku. Tinggal dipilih saja. Umumnya yang populer ialah SPSS dan Minitab.

Demikian tips bagaimana belajar statistik dengan mudah.

Semoga bermanfaat.